by

Inggris Larang Pemasangan Peralatan 5G Huawei

Aksesharian-Perusahaan telekomunikasi Inggris tidak boleh memasang peralatan 5G Huawei setelah September 2021, sebagai bagian dari rencana untuk membersihkan peralatan perusahaan asal China dari jaringan seluler berkecepatan tinggi.

Melansir Reuters, Senin (30/11/2020), pemerintah Inggris telah memerintahkan semua peralatan Huawei dihapus dari jaringan 5G-nya hingga akhir 2027, sejalan dengan sekutunya, termasuk Amerika Serikat, yang mengatakan perusahaan tersebut menimbulkan risiko keamanan.

China telah mengkritik keputusan itu, sementara pekan lalu Huawei mengatakan kecewa Inggris berusaha untuk mengecualikannya dari peluncuran 5G setelah penerbitan undang-undang baru yang dapat membuat perusahaan-perusahaan didenda 100.000 pound (sekitar Rp1.8 miliar) jika mereka melanggar larangan tersebut.

Pengumuman itu muncul menjelang perdebatan tentang undang-undang telekomunikasi baru di parlemen, sekaligus menetapkan jadwal untuk pencopotan peralatan.

Pemerintah Inggris juga mengumumkan strategi baru untuk mendiversifikasi rantai pasokan 5G, yang terdiri dari investasi awal sebesar 250 juta pound, uji coba bekerja sama dengan perusahaan Jepang NEC dan pendirian fasilitas baru untuk penelitian.

Inggris telah melarang pembelian peralatan 5G Huawei setelah akhir tahun. Inggris mengatakan keputusannya pada Juli lalu terkait dengan kekhawatiran bahwa sanksi AS pada teknologi chip dapat memengaruhi jalur pasokan. Huawei pada saat itu mengatakan keputusan tersebut mengecewakan, dan keputusan itu lebih kepada kebijakan perdagangan AS dibandingkan soal isu keamanan.

 

 

Sumber:RRI.CO.ID

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed