Banda Aceh – Gempa bumi magnitudo 5,2 mengguncang wilayah Laut Banda, Maluku. Kejadian terjadi Sabtu 25 April 2026 pukul 16.07 WIB.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat episenter berada di 205 kilometer tenggara Seram Bagian Timur. Gempa terjadi pada kedalaman 121 kilometer di bawah laut.
Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono menyebut gempa termasuk kategori menengah. Penyebabnya adalah deformasi batuan di Lempeng Banda.
Ia menjelaskan mekanisme sumber menunjukkan pergerakan naik atau thrust fault. Kondisi ini umum terjadi pada zona subduksi aktif.
“Hasil analisis menunjukkan gempa tidak berpotensi tsunami. Masyarakat diminta tetap tenang dan waspada,” kata Rahmat, dalam keterangan tertulis, Sabtu, 25 April 2026.
Guncangan dirasakan di beberapa wilayah Maluku dengan intensitas ringan. Beberapa benda gantung dilaporkan bergoyang saat gempa terjadi.
Wilayah terdampak meliputi Seram Utara, Maluku Tengah, dan Kepulauan Tanimbar. Getaran dirasakan dalam skala intensitas II MMI.
Hingga pukul 16.29 WIB, tidak terdeteksi gempa susulan. BMKG terus memantau aktivitas seismik di wilayah tersebut.
Sumber: RRI.CO.ID









