Banda Aceh, 29 November 2025 – Sebuah penelitian terbaru dari STMIK Indonesia Banda Aceh menunjukkan bahwa pendekatan kolaboratif berbasis lesson plan study mampu meningkatkan keterampilan presentasi mahasiswa Program Studi Sistem Informasi secara signifikan. Studi ini, yang diterbitkan dalam Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan (JISIP) pada 1 November 2025, menekankan pentingnya pengembangan soft skills untuk mempersiapkan lulusan menghadapi tantangan dunia kerja di era digital.
Penelitian yang dipimpin oleh Maimun, bersama Tim lainnya, melibatkan 20 mahasiswa Sistem Informasi di STMIK Indonesia Banda Aceh. Menggunakan desain campuran (mixed-methods) dengan pendekatan kuasi-eksperimental pre-test dan post-test, kelompok eksperimental yang menerapkan lesson plan study menunjukkan peningkatan nyata dibandingkan kelompok kontrol yang menggunakan metode pembelajaran konvensional.
“Presentasi adalah keterampilan esensial yang tidak hanya dibutuhkan di lingkungan akademik, tapi juga di dunia profesional. Melalui lesson plan study, mahasiswa belajar berkolaborasi, memberikan umpan balik konstruktif, dan merefleksikan pengalaman mereka sendiri,” ujar Maimun, penulis utama dan dosen di STMIK Indonesia Banda Aceh. “Hasilnya, kami melihat peningkatan signifikan dalam rasa percaya diri, kejelasan komunikasi, dan kemampuan adaptasi mahasiswa dalam berbagai konteks presentasi.”
Data kuantitatif dari tes statistik seperti t-test dan ANOVA menunjukkan perbedaan yang bermakna antara pre-test dan post-test, sementara analisis kualitatif dari wawancara, observasi, dan kuesioner mengungkap bahwa pendekatan ini mendorong mahasiswa untuk lebih aktif dalam proses pembelajaran. Mahasiswa tidak hanya mempelajari teknik presentasi, tapi juga belajar mengelola waktu, menyesuaikan gaya dengan audiens, dan menangani pertanyaan secara percaya diri.
Penelitian ini juga menyoroti keterbatasan metode pembelajaran tradisional yang cenderung pasif, dan merekomendasikan integrasi lesson plan study ke dalam kurikulum perguruan tinggi. “Di era digitalisasi, di mana komunikasi teknis harus disampaikan secara sederhana kepada berbagai pemangku kepentingan, pengembangan soft skills seperti ini menjadi prioritas,” tambah Maimun.
Hasil studi ini diharapkan memberikan wawasan bagi pendidik dan praktisi pendidikan untuk mengadopsi metode inovatif serupa. Penelitian lengkap dapat diakses secara terbuka melalui Lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International di situs JISIP.
Untuk informasi lebih lanjut, hubungi: Maimun Email: maimunstmik@gmail.com STMIK Indonesia Banda Aceh






