by

Investigasi Penembakan Laskar FPI Dipastikan Selesai

Jakarta: Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Beka Ulung Hapsara menyatakan, target paling lambat dua pekan lagi menyelesaikan laporan lengkap hasil investigasi tewasnya enam Laskar Front Pembela Islam (FPI) di Tol Jakarta-Cikampek, Karawang, Jawa Barat.

“Paling lambat dua minggu, kami akan sampaikan laporan lengkap kami,” kata Beka, Minggu (3/1/2021).

Dia mengatakan, saat ini Komnas HAM masih mengkonsolidasikan semua temuan dan keterangan.

Hasil dari temuan dan keterangan tersebut akan dimasukkan ke dalam laporan lengkap Komnas HAM.

Pada Rabu (30/12) lalu, Tim Penyelidikan Komans HAM telah menyerahkan barang bukti dimiliki Tim Penyelidik Komnas HAM kepada Puslabfor Bareskrim Polri untuk diuji.

Pengujian tersebut dilakukan dengan berbagai tahapan, di antaranya pengujian menggunakan alat berbasis computerized untuk membuktikan logam merupakan bagian dari peluru atau tidak.

Selain itu, melihat dan membuktikan identifikasi balistik finger print. Termasuk menguji serpihan mobil.

“Proses uji Labfor ini dilakukan secara transparan dan akuntabel dengan melibatkan ahli dari PT Pindad dan masyarakat sipil. Komnas HAM RI berharap semoga peristiwa ini segera dapat terlihat secara terang benderang,” ujar Ketua Tim Penyelidikan Choirul Anam.

Insiden penembakan enam anggota FPI terjadi di Km 50 Tol Jakarta-Cikampek terjadi, pada Senin (7/12/2020) dini hari.

Lokasi penembakan di dekat pintu tol Karawang Timur, Jawa Barat (Jabar). Penembakan tersebut dilakukan oleh anggota kepolisian yang melakukan pengintaian aktivitas Habib Rizieq.

Mereka meninggal dunia adalah Faiz, Ambon, Andi, Reza, Lutfi, dan Kadafi.

 

Sumber: RRI.CO.ID

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed